Tanpa tujuan, Tanpa rencana, Tanpa harapan

Itu tips menjadi enterpreneur sejati dari “presiden” enterpreneur Indonesia, om Bob Sadino.

Tanpa tujuan

Beliau menjalani bisnis yang dimulainya dari menjual telur door-to-door tanpa tujuan. Kenapa harus dibatasi dan terkurung oleh tujuan? Kita sering terpaku hanya kepada satu titik yang sudah kita buat. Ya, tujuan itu sendiri. Sehingga kadang kita lupa bahwa sebenarnya kemampuan kita sangat bisa untuk melampaui tujuan yang sudah ditetapkan. Jadi, untuk apa mempunyai tujuan. Bebaskan pikiran kita, kembangkan diri semaksimal mungkin, dan jalankan saja.

Tanpa rencana

Rencana hanya untuk orang-orang yang ‘tahu’ ilmu manajemen, bukan ‘mengerti’. Sering kita ingin memulai melakukan sesuatu tetapi terlalu takut. Takut resiko, takut salah, takut gagal, takut ini, takut itu. Sehingga kita terlalu lama memikirkan rencana yang zero mistakes. Bahkan kita sering lagi menambahi dengan rencana A, rencana B, dst. Lalu untuk apa ada rencana yang matang dan memakan waktu kalau masih perlu rencana cadangan. Justru dengan segera mulai melangkah lah kita bisa mengetahui apa yang akan terjadi ke depannya. Karena hidup ini sudah ada Master Planner-nya (Allah SWT). Mungkin setelah A, langsung lompat ke M, ke Z, atau kembali lagi ke D. Siapa yang tahu. Kalau kita tidak mencoba. Maka mulailah melangkah, tak usah takut, cuma satu langkah kok.

Tanpa harapan

Pikiran ini muncul dari kondisi terlalu banyak harapan yang tidak menjadi kenyataan. “Bukankah itu goblok namanya? sudah tahu tidak bakal terwujud masih tetap berharap,”. Beliau juga bilang harapan mempunyai sisi negatif salah satunya bisa menutup opsi lain dalam memotivasi diri untuk mencapai sesuatu. Semakin banyak berharap, bersiap-siaplah mendapatkan banyak kekecewaan.

Itu ocehan om Bob. Bisa benar, bisa salah. Coba selami lebih dalam. Beliau juga bilang, jangan pernah memfotokopi kehidupan orang. Amati-serap-modifikasi. Dan kita bisa melebihi siapapun. Kuncinya, segeralah melangkah.

*Bagi yang ingin membaca lebih lengkap kisahnya, silakan baca “Belajar Goblok dari Bob Sadino” karangan Dodi Mawardi – Kintamani Publishing

Advertisements

5 Comments

  1. ada benarnya, kadang dengan punya tujuan, punya rencana, dan punya harapan kita justru takut dan menunda2 untuk melangkah. Ketika yang didapat tidak sesuai harapan, kita akan kecewa dan susah bangun.

    nice 🙂

    keep posting!

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s